Googlebook Resmi Dijual 21 September, Laptop Premium Anyar Bertenaga AI Gemini

Googlebook Resmi Dijual 21 September, Laptop Premium Anyar Bertenaga AI Gemini

16 September 2026
Jakarta - Penantian para pencinta gadget akhirnya menemui titik terang. Google resmi mengumumkan bahwa Googlebook, perangkat kategori baru yang menggabungkan kecanggihan Android dan ChromeOS, akan mulai dibuka masa pemesanannya (pre-order) pada Senin, 21 September 2026 mendatang.

Kabar ini disebarkan langsung oleh Google lewat e-mail bagi para pengguna yang sebelumnya sudah mendaftar untuk memantau perkembangan perangkat ini. Pemesanan perdana dijadwalkan mulai pukul 09.00 waktu Eastern Time (ET), atau sekitar pukul 20.00 WIB. Kendati demikian, pihak Google masih menutup rapat informasi mengenai kapan unit tersebut mulai dikirimkan ke tangan pembeli.

Sebelumnya, Google hanya membocorkan bahwa perangkat ini meluncur pada musim gugur 2026. Dengan dibukanya pre-order bulan ini, kehadiran laptop canggih tersebut dipastikan tinggal menghitung hari sebelum menyambut musim belanja akhir tahun.

Gandeng Acer, Asus, Dell, HP, hingga Lenovo

Google tidak sendirian memproduksi laptop ini. Untuk gelombang pertamanya, Google menggandeng sejumlah raksasa produsen PC dunia, yakni Acer, Asus, Dell, HP, dan Lenovo.

Beberapa bocoran wujudnya pun sudah mulai wara-wiri dalam beberapa bulan terakhir. Salah satunya adalah Lenovo Googlebook 15 yang dikabarkan bakal mengusung layar OLED 15,3 inci, ditenagai prosesor Intel Core Ultra 5 325, serta opsi RAM jumbo hingga 32 GB.

Soal banderol harga, Google masih bungkam. Namun, mereka menegaskan bahwa lini perdana Googlebook ini memang disasar khusus untuk kelas laptop flagship atau premium. Bersamaan dengan dibukanya masa pemesanan nanti, Google juga dijadwalkan bakal membeberkan detail lebih lanjut soal sistem operasi yang diusungnya—termasuk nama resmi dari OS baru tersebut.

Satu hal yang cukup ikonik dari segi desain adalah kehadiran Gowbar, yaitu bilah lampu unik yang menjadi ciri khas visual Googlebook. Sayangnya, Google belum mengungkap secara mendalam apa fungsi utama dari lampu tersebut.

Mengenal Googlebook Lebih Dekat

Bagi yang penasaran, Googlebook adalah kategori laptop anyar yang pertama kali diperkenalkan ke publik pada Mei 2026 lalu. Google mendesainnya sebagai perangkat kelas atas yang memadukan keunggulan sistem operasi Android dan ChromeOS, dengan menempatkan kecerdasan buatan (AI) Gemini sebagai otak utamanya.



Berbeda dari lini Chromebook yang selama ini dikenal simpel dan ramah di kantong,Googlebook tampil jauh lebih mewah. Materialnya premium, performanya kelas berat, sarat fitur AI, dan yang paling menarik: punya integrasi tingkat dewa dengan ponsel Android Anda.

Mengusung konsep Gemini Intelligence, laptop ini dibekali fitur-fitur pintar yang bikin penasaran, di antaranya:

  • Magic Pointer: Memungkinkan Anda cukup menunjuk teks, gambar, atau elemen apa saja di layar untuk langsung memanggil bantuan Gemini. Contohnya? Tinggal sorot tanggal di dalam e-mail untuk otomatis membuat jadwal, atau pilih beberapa foto untuk dijadikan bahan perintah ke AI.

  • Create My Widget: Fitur yang membuat Anda bisa meracik widget desktop sendiri hanya dengan mengetikkan instruksi pakai bahasa sehari-hari.

Perpaduan Silang Sempurna dengan HP Android

Konektivitas dengan smartphone menjadi nilai jual utama yang membedakan Googlebook dari laptop kebanyakan. Ada fitur Cast My Apps yang bikin Anda bisa membuka aplikasi ponsel langsung di layar laptop tanpa perlu repot instal ulang.

Ada juga Quick Access untuk mengakses berbagai berkas dari HP secara instan lewat pengelola file laptop. Catatan kecilnya, kedua fitur canggih ini membutuhkan perangkat ponsel yang sudah berjalan di sistem operasi Android 17 atau versi yang lebih baru.

Jelas sudah, Googlebook bukan sekadar penerus dari Chromebook biasa. Perangkat ini diposisikan sebagai babak baru lini laptop premium yang cerdas berkat AI, sekaligus teman duet yang sangat padu untuk ekosistem Android Anda.